Musim 2003/2004, Musim Yang Suci Untuk Arsenal

0

Musim 2003/2004 adalah musim yang akan selalu dikenang bahkan mungkin disucikan oleh Gooners, sebutan untuk fans Arsenal. Musim itu Arsenal menahbiskan diri sebagai The Invicibles, tim yang tak terkalahkan. Ya, tak terkalahkan!

Arsenal menjadi juara Premier Leagu musim 2003/2004 dengan pencapaian yang luar biasa, mereka tak terkalahkan oleh satupun tim lawan dalam semusim. The Gunners menjuarai musim itu dengan superior, tak tercela, tanpa ternoda satupun kekalahan. Pencapaian yang entah kapan lagi bisa terulang.

Sepanjang musim 2003/2004, pasukan Arsene Wenger, menuliskan nama mereka dalam sejarah dengan mencatatkan 26 kali kemenangan, 12 kali draw, dan tak sekalipun kalah dalam 38 pertandingan. The Gunners menutup musim bersejarah itu dengan membukukan 90 poin.

Arsenal memang bukan tim pertama yang menyandang predikat The Invicible. Tim pertama yang menahbiskan diri sebagai tim tak terkalahkan adalah Preston North End pada musim 1888/1889. Preston mencatatkan 18 kemenangan, 4 kali seri, dan tak terkalahkan dalam 22 pertandingan yang diikuti oleh 12 tim.

image via: genius.com

Musim 2003/2004, skuad The Gunners berisi para pemain yang sudah terhitung matang. Sang professor, Wenger, berhasil meracik timnya dengan kualitas dan mentalitas yang belum sanggup ia ia ulangi sampai sekarang dengan skuad berisi para pemain mudanya.

Arsenal mempunyai kiper senior, Jens Lehmann yang saat itu sudah berusia 34 tahun. Di lini belakang mereka punya salah satu duet bek terbaik dalam sejarah Premier League, Kolo Toured dan Sol Campbell yang dibantu oleh Lauren dan bek muda berusia 23 tahun, Ashley Cole.

Di lini tengah mereka punya gelandang petarung yang tak kenal takut dan tak kenal lelah, Patrick Viera dan Gilberto Silva, serta dua sayap elegan yang lincah dan tajam, Robert Pires dan Fredrik Ljungberg.

image via: twitter.com

Di lini depan ada dua nama yang akan selalu menggentarkan nyali bek lawan, striker senior berusia 35 tahun, Dennis Bergkamp dan juga sang topskor, Thierry Henry, yang sangat tajam dengan mencetak 30 gol dari 37 pertandingan.

Pemain cadangan The Gunners pun berlimpah talenta bagus, sebut saja Jose Antonio Reyes, bek senior Martin Keown, Sylvain Wiltord, Ray Parlour, Edu, Gael Clichy, Nwanko Kanu.

Sejarah mencatatkan musim 2003/2004 adalah musim yang suci bagi Arsenal. Sampai sekarang prestasi gemilang itu belum bisa diulangi oleh pasukan The Gunners. Namun bagi fans The Gunners ,cerita tentang kehebatan, dan kepahlawanan skuad The Gunners pada musim 2003/2004 akan terus dikenang, menjadi cerita kejayaan yang abadi.

 

 

 

 

Share.

About Author

Leave A Reply